Saturday, July 19, 2008

mirror, mirror on the wall..



Daripada Abu Hurairah r.a, Nabi SAW bersabda: Seorang mukmin adalah cermin kepada mukmin yang lain. Dan seorang Mukmin adalah saudara kepada mukmin yang lain

(Riwayat Abu Daud dan Al-Bukhari)


firstly, kita tengok ciri2 cermin yang dinyatakan dalam oleh Nabi dalam hadis Nabi kat atas.Saya petik ni dalam satu artikel kat iluvislam.com..

Saya cuba bahagikan kepada dua untuk menerangkan ciri-ciri cermin ini. Pertama, bagaimana kita cirinya yang perlu kita ambil. Kedua, ciri-ciri cermin yang perlu kita berhati-hati.

Kenapa kita pula yang kena berhati-hati? Kerana Nabi Muhammad telah mengibaratkan kita sebagai cermin. Cuma kita kurang berhati-hati dengan sifat kita yang seperti cermin.

Ciri paling umum sesuatu cermin adalah pantulan(reflection). Apabila kita berdiri di depan cermin, akan wujud imej kita di cermin tersebut. Itulah yang dipanggil sebagai pantulan. Sifat pantulan inilah yang perlu ada bagi setiap orang muslim, tidak kira jurujual, doktor, peguam dan lain-lain lagi.

Dan kita perhatikan pula bagaimana cermin bertugas dalam memberi pantulan(reflection) yang perlu kita tiru:

1. Senyap - Cermin memberi reflection tanpa berkata apa-apa. Begitulah juga kita, untuk menegur, perlulah menegur secara hikmah, baik bukannya dengan cara memaki hamun, mengata, mengumpat dan sebagainya.

2. Sepanjang masa – Cermin memberi reflection sepanjang masa, tidak kiralah bila-bila masa kita ke cermin tersebut, pasti cermin tersebut akan menjalankan tugasnya. Dari pagi sampailah ke pagi esoknya. 24 jam. Begitulah juga dengan kita, perlu memberi imej diri yang baik 24 jam. Dari bangun tidur hinggalah tidur semula. Bukan sejam dua sehari.

3. Tidak lupa tugas - Jika kita memecahkan cermin, kita masih boleh nampak diri kita pada serpihan-serpihan cermin itu kerana perlu diingat reflection cermin sepanjang masa. Signifikannya biar dimaki hamun, dizalimi, atau dalam keadaan susah kita tetap perlu menunjukkan imej muslim yang baik.

4. Tidak mengungkit - Keburukan yang terserlah hanya diberitahu semasa kita berhadapan dengan cermin. Cermin tidak akan menyimpan imej-imej buruk tersebut selepas kita beredar dari cermin tersebut. Begitulah juga dengan kita, setelah memberi teguran kepada saudara kita, haruslah kita cuba melupakan keburukan mereka

to sum up, saya rasa sebagai seorang muslim yang menyayangi saudaranya dan tidak mahu melihat saudara kita terus leka kita perlu kembali kepada nature sebuah cermin... the most important thing..kita perlulah cuba sedaya upaya untuk menjadi sebuah cermin yang elok sebab cermin yang retak tak mungkin diguna orang,rite? to be a good mirror is like trying hard to be a good muslim. bermakna kita perlu menjadi seorang yang boleh menjadi contoh teladan kepada saudara kita.then, jika kita tahu keaiban saudara kita tak perlulah kita menghebohkannya ke seluruh alam sebab nature cermin adalah senyap dan tak pernah save any of our image dan tak pernah mengungkit serta tahan dengan segala caci hamun.. sebab adakah manusia ni bila dia tak puas hati ngan appearance dia marahkan cermin..cermin diam je...tapi jangan jadi cermin ajaib dalam cite Snow White and seven Dwarfs sebab cermin tu tak pernah halang bila the Queen tu nak wat jahat..its a bad mirror...jadilah cermin yang baik...wallahualam.

hijab oh hijaab..

salam... thanks nafisah_ilmi for the comments...i'll try my best though i know that i'm not good enough in this...but, im trying my best to create a new leaf in my live...thanks for the 'pom pom' spirit..;-) talking about hijaab, i'm not the right person..just some opinoins to share.. saya mula tetap pakai tudung masa umur 13 tahun.. before that, i just being nice in front of my parent;-)...alhamdulillah, mungkin sebab saya bersekolah kat sekolah agama...that's my luck..Thank you Allah..
pastu, as my cognitive state develop as well as my iman, i always come across this verse:
“They (the believing women) should draw their head coverings over their bosoms” . (SurahAn-Nur, 24:31)..ataupun dalam bahasa melayunye..:" hendaklah mereka (perempuan yang beriman) menutup kain kudungnya hingga ke dada.."
so, who do you think give us this order?our parents?PM?His Majesty?...anyone could tell me?yup..i guess every single muslim's soul know that this order comes from our Almighty, the highest rank in the world that people could create..ALLAH...
ok, now...anyone who dare to disobey this order please raise your hand....anyone?no one? how weird...but, why we can see lots of muslim's women are not wearing their hijaab or just wear it half-hearted?manusia ni macam2..cakap tak serupa bikin tul.. kata muslim, takut pada Allah tapi, berani pulak ingkar perintahNYA...ni kalau kat dalam mana2 company dah lama kena buang kerja..sape suruh lawan cakap tokey?
one more..bila dah tahu tentang ayat ni pun, masih ramai yang comes out with many ridiculous reasons...menjawab lagi tu...x payah nak menegakkan benang yang basah la..buang masa je..malaikat munkar nakir tu hari2 dok catit amalan kita tanpa leka walau sesaat pun..bagi la sepuluh juta alasan pun...melainkan awak x pernah tahu pun tentang kewujudan perintah ini....ye ke, tak tau?
then,timbul lak soalan ni (biasalah manusia ni banyak songeh sikit,tambah2 lak kalau nak wat benda baik..tak paham la)..ape untungnya kita pakai tudung?ada yang pakai tudung tapi tak semayang gak..mengumapat orang sama laju gak...ada gak yang tinggal puasa..couple gak...merendek gak..and etc,etc,etc. kami yang tak pakai tudung ni pun sembahyang tak pernah tinggal, tak peduli hal orang, puasa penuh, pernah pegi haji pe... bab couple tu biaselah(pulak, tang dia semua tak pe)etc,etc,etc....
tu yang saya dok hairan sampai sekarang ni...bab solat diorang boleh ikut sebab diorang tahu ayat ni: " sesungguhnya solat itu adalah kewajipan yang ditentukan waktunya atas orang2 yang beriman.." ( surah an-nisa' 4:103)...alhamdulillah..tegak dah tiang...bab puasa lak sebab diorang aware tentang ayat kewajipan berpuasa seperti dalam surah al-baqarah:" hai orang2 yang beriman, diwajibkan keatas kamu berpuas sebagaimana diwajibkan ke atas orang sebelum kamu supaya kamu bertakwa".( 1:183)..alhamdulillah..bab haji pula..erm..satahu saya haji hanya difadhukan keatas orang yang mampu je..alhamdulillah diorang ni tergolong dalam kalangan orng yang berada dan terlebih mamapu untuk membeli tudung..
tapi, kenapa tak boleh obey ayat ni:
" hendaklah mereka (perempuan yang beriman) menutup kain kudungnya hingga ke dada.."(surah an-nur 24:31)..x faham la..
nak share a poem from www.allah.com:
My Two Angels.
I have two angels that follow me
wherever I may go,
one of them is quick to write,
the other one is slow.
The one who is quick to write
is when I'm being good
the other doesn't like to write
even when he should!
The one who doesn't like to write
is when I'm being bad
he wants to hear me say "I'm sorry,"
to my mum and dad.
And when I say "I'm sorry Allah,
I won't do that again,"
he rubs away the bad deed
marked against my name.
The one who is quick to write,
writes the good I try to do,
even, when it doesn't work out just right
he writes that one down too,
so when I get to Paradise
waiting there for me
will be lots of lovely presents -
oh, how happy I will be!
Yes, you really do have two angels with you all the time, one on your right side and the other on your left side. One day, if you are very, very, very good you might see them. And did you know that if you were trying to do something good, such as clearing the table, and say you accidentally dropped a plate, you will still get the reward of doing something good because it was your intention to do something good.

more on hijaab you can go to this link http://www.iluvislam.com/v1/readarticle.php?article_id=1106


Thursday, July 17, 2008

it's complicated....



Assalamualaikum,,
orang kata kat blog leh luahkan perasaan...
bukan luahan perasaan sangat..cuma ingin berkongsi rasa..
pada yang sudi membaca...millions of thanks..
kawan2 kata mereka susah nak memahami diri ini..ntahla...susah sangat k untuk memahami hati seorang kawan kalau dah bertahun-tahun bersama?
saya tak salahkan mereka. mungkin saya sering mengelak jika ada masalah..
saya boleh dikatakan as a secretive type of person...
bila orang tu betul2 rapat dan saya percayai, barulah saya akan meluahkannya..
sampai sekarang saya tak tau kalau ada sape2 yang dah memahami saya..complicated tul hidup ni.
tapi, bila semak balik..mungkin saya ni tak cukup memahami orang lain...
ye la..satu jari di dituding ke arah orang, empat jari menunjuk ke arah kita,rite?
kalau situasi begini, adakah berdiam itu lebih baik?adakah diam itu masih dianggap sebagai emas?
kalau terus berdiam, adakah masalah boleh diselesaikan?
andai terus berdiam, mungkinkah ia akan terus berulang?
hanya persoalan...mana jawapan?
Ya Allah...aku mohon pertolonganmu dalam menghadapi situasi ini, jangan biarkan aku sendiri kerna aku tak mampu menghadapinya..tunjukkan aku jalan yang lurus..tunjukkan aku jalan penyelesaiannya..aku mohon padaMU ya ALLAH..agar tiada siapa yang terluka..ampunkan aku dan rahmatiku..wahai Tuhan Seru Sekalian Alam..Ameen..

Do i av the right niyyah...








Waking up in the morning, gotta make my prayer
Am I really gonna' make it, when there is no one there?
Taking trips to the masjid (mosque), even when it's tough
Am I going for the sake of Allah? Am I showing off?

Gonna' get me the knowledge, gonna study Islam
Am I going just to build my ego? so they call me "the Man"?
Does it matter if the people respect me, when its not for Allah?
When I know anytime He can take me, without one real du'a (prayer)

Does it matter if they say I'm a big shot?
when I get no reward for my deeds
And I'm dragged on the Day of Resurrection
Cause of the folks that I wanted to please
Plus I know that Allah has the power
To raise me up in their eyes if it need be
I should always make my intentions, for my Lord, Allah completely

¢ CHORUS: ARE MY INTENTIONS ALRIGHT? AM I DOING FOR ALLAH?
WHEN I'M LOOKING DEEP, DEEP DOWN INSIDE, DO I HAVE THE RIGHT NIYYAH?

Wearing thoubs with a kufi, kufi
Miswaks leather socks like the old days
Am I trying to follow the Prophet? or am I seeking praise?
Giving talks on Islam to peopleI'd be quoting Hadith and Qur'an
Am I speaking so they like how I'm speaking? and they say I'm "the Bomb"
Donating to Islamic centers, giving money so the Deen can grow
Am I giving for the sake of Allah? or is it for show

Are not what I want them to be
I know I start on the right direction
But Shaitan starts talking to me
And I forget that without my niyyah, I'm just wasting my time
My intentions cannot bring the reward, when they're out of line

So I pray to Allah to help me, to do everything for Him only
Doesn't matter if the people despise me
Cause with Allah I can never be lonely

yAH aLLAH, ACCEPT THIS NIYYAH
cOMING FROM YOUNG mUSLIMS STRIVING TO BE BELIEVERS
sO ON THE DAY, OUR DEEDS yOU'LL MEASURE. kNOW WE ONLY DID THIS STRICTLY FOR yOUR PLEASURE, yOUR PLAEASURE
yOUR MERCY, yOUR AJUR (REWARD), yOUR jANNAH (HEAVEN), FOREVER AND EVER AND EVER
aND REWARD US FOR THOSE WHO LISTEN
hEEDED TO THE MESSAGE, CHANGING THEIR CONDITION
aND KNOW THAT EVERYTHING UP UNTIL THIS POINT i'VE EVER WRITTEN
i SUBMIT AS MY REPENTANCE

And if its blessings You're sending my way
I beg You hold them to the judgement day
so maybe in Jannah you can look back and say...it was a lovely day, a lovely, a lovely day, yes a lovely day
Are my intentions, alright, am I doing for Allah
When I am looking deep deep down inside, do I have the right niyyah (intention)?

(Native Deen)

Assalamualaikum...

Subhanallah,pergh..tertusuk tul bila dengar lagu ni...then, i ask myself..do i av the right niyyah? Persoalan ni bermain2 dan menghantui kotak minda saya..adakah ape yang saya buat selama ni dengan niat yang betul? Mengharapkan keredhaan Allah atau manusia? Kadang2 niat dah betul tapi bila buat perkara baik tu, datanglah syaitan2 meniup angin riak dan takbur lalu hati menjadi ragu2...susah betul nak jaga hati supaya terus tetap di jalan yang lurus..maklumlah sang raja..ia amat perlu dijaga dan ditatang umpama minyak yang penuh..ya muqollibalqulub thabbit qulubana a’la deenik wa’ala thoa’tik...ameen.

dimulakan dengan Bismillah...





Alhamdulillah, akhirnya Allah telah memberikan peluang untuk saya menitip sesuatu dalam sebuah blog yang tak seberapa ni..


mungkin dorongan dari kawan-kawan memberikan saya lebih kekuatan untuk mencoret sesuatu untuk renungan semua dan mengharap pandangan dan komen dari semua yang singgah untuk tazkirah bersama,insya Allah...


The truth is...saya bukan seorang yang pandai bermain ayat yang best2 untuk di baca(ms sek lu jarang sgt dapat A tuk BM..huhuhu)..tapi saya harap pe2 yang ter'post' kat blog ini dapat dimanfaatkan bersama..


some details about me... i LOVE books the most...so, kaki2 buku, feel free to write some comments here.. any book you read, you can promote here and give some review or comment..anyway, sharing is caring,rite?


for books, i prefer islamic books and novels like Faisal tehrani (love his critical and creative thought), Habiburrahman el-Shirazi ( bkan Cinta biasa..syabas), Ieman (critical and sarcastic), Fatimah Syarha Noordin( salute for Islam)...


Alhamdulillah, now, kita dah boleh merasai revolusi dalam penulisan novel.. penulis sekarang lebih kritis dan kreatif dlam menyampaikan mesej kepada masyarakat. kalau dulu baca novel hanya untuk membuang masa...seingat saya, my mom ever scold me for reading novels.she said that it just a waste of time!..ye la..kalau hanya menyentuh persoalan cinta remaja yang menyimpang dan pergolakan remaja dan rumah tangga yang tiada penghujung dan penyelesaian yang membantu pembaca, what for? but now my mom pun dah cuba berjinsak ngan novel yang saya wat balik umah..hehehe


Penulis seharusnye lebih peka dengan apa yang ingin disampaikan kepada masyarakat dan menyampaikan mesej yang boleh membantu pembaca yang mengalami masalah yang sama. semua orang tahu dan ramai yang menghadapi masalah yang sama seperti yang ditulis dalam novel. so, sekurang-kurangnya, penulis dapat mencoretkan sedikit panduan kepada pembaca yang menghadapi masalah yang sama seperti membawa kepada pendekatan agama dan kaunseling.


at least, pembaca tersebut dapat sesuatu selepas membaca novel tersebut dan pembaca lain pun mendapat sedikit pengajaran.


untuk novel remaja, saya mengharapkan agar novelis dapat mengarap jalan cerita dan watak yang boleh dijadikan role model or ikutan dan panduan untuk remaja.cerita cinta yang merepek dan diselitkan dengan pergaulan bebas antara hero dan heroin seharusnya dielakkan. bukan mengharapkan watak yang sempurna, tapi sesuatu yang dapat dijadikan contoh tauladan. kat sini saya recomandkan buku karangan Fatimah Syarha Noordin, Syabab: Musafir Kasih, terbitan telaga biru..


buku ni menceritakn tentang perjalanan seorang pemuda, Syabab, dari kecil sehingga dewasa dalam mencari erti hidup. Akhirnya, dengan pertolongan Allah dan Kah Zah, Syabab menemui apa yang dicari. liku2 hidup yang digarap dlam cerita ini match dengan realiti masyarakat sekarang seperti isu kasih sayang, hasad dengki, dakwah, keruntuhan akhlak remaja dan cinta ditonjolkan dengan baik beserta sedikit panduan buat remaja yang masih mencari diri...


nak baca novel cinta? habiburrahman serves the best..subhanallah...byk2 nvl cinta yang pnah saya baca, he gives a different view for me in seeing LOVE.. cinta bukan sesuatu yang perlu dielak tetapi perlu ditatang dan dididik kepada jalan yang betul.. cinta juga sesuatu yang perlu dipuja sehingga apa pun sanggup dilakukan demi cinta. selalunya hero akan melakukan pe saja demi cinta buat si heroin but True hero will do anything for the Creator of Love...


but, i also can't wait for another book from faisal tehrani. can't wait to read his view and idea in dealing with today life seperti dalam buku Bedar sukma Bisu, Manikam Kalbu, kombat 1511, tunggu teduh dulu, advencer si peniup ney.... syabas,bro...


buku2 faisal give us ideas how to deal with today's social problem like ekonomi, love, aurat, politik...seperti buku manikam kalbu give me idea that you can be a daie even you are a fashion designer or tailor...you can be a daie if you are a businessman, teacher, soldier, singer, artist, teachers or students too..


fuh..banyak dah ni..sekarang ni tengah suke kat lagu native deen..roomates pun dah complain..hehehe..sabar ye roomatesku sayang, lagu ni best sangat..wassalam.